Jakarta (KABARIN) - Produsen kendaraan listrik asal China, Xpeng, sedang mengkaji peluang untuk memasarkan sedan listrik Xpeng P7 versi setir kanan di pasar Indonesia. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan melihat respons awal konsumen Tanah Air terhadap mobil tersebut cukup positif.
VP Marketing Xpeng Indonesia Hari Arifianto mengatakan pihaknya saat ini masih mempelajari bagaimana minat pasar Indonesia terhadap Xpeng P7, terutama dari sisi desain, fitur, hingga kemungkinan konsumen untuk membeli kendaraan tersebut.
"Willingness to buy-nya bagus. Respons terhadap desain dan fitur juga sesuai ekspektasi," kata Hari dalam acara temu media di Jakarta, Kamis.
Meski begitu, ada satu tantangan utama yang masih menjadi perhatian Xpeng sebelum benar-benar membawa P7 ke Indonesia, yakni ketersediaan versi setir kanan. Saat ini, model tersebut masih tersedia dalam versi setir kiri, sehingga perlu proses penyesuaian jika ingin dipasarkan di negara dengan sistem kemudi kanan seperti Indonesia.
Hari menjelaskan bahwa proses konversi dari setir kiri ke setir kanan tidak bisa dilakukan secara instan dan membutuhkan waktu dalam pengembangannya.
Di sisi lain, perusahaan juga melihat kondisi pasar otomotif Indonesia yang saat ini masih didominasi oleh kendaraan jenis SUV dan MPV. Kedua segmen ini bahkan menyumbang sekitar 60 persen dari total penjualan kendaraan di dalam negeri.
Karena itu, Xpeng harus benar-benar mempertimbangkan model kendaraan mana yang paling cocok dengan karakter pasar Indonesia sebelum memutuskan untuk membawanya secara resmi.
"Kapasitas produksi kami terbatas, jadi harus memilih model yang paling sesuai dengan karakter pasar Indonesia," katanya.
Selain soal model kendaraan, perusahaan juga tengah mempertimbangkan skema distribusi kendaraan yang akan digunakan, apakah melalui impor kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU), atau dengan sistem Completely Knocked Down (CKD) yang memungkinkan mobil dirakit secara lokal.
Opsi CKD dinilai cukup menarik karena dapat memberikan sejumlah keuntungan, seperti memanfaatkan insentif pemerintah sekaligus menekan biaya produksi.
Untuk saat ini, Xpeng masih melihat perkembangan pasar sedan listrik di Indonesia sembari menunggu kesiapan produksi model P7 versi setir kanan.
"Memang melihat karakter pasar Indonesia. Nah ini yang tentunya menjadi pertimbangan kami untuk membawa mobil-mobil baru gitu," kata Hari.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026